Jaksa Masuk Sekolah: Kenali Hukum, Jauhkan Hukuman

Assalamualaikum sahabat AH, Alhamdulillah kegiatan Jaksa Goes To School yang diikuti oleh perwakilan siswa kelas 7-9, telah terselenggara dengan lancar.

Pada kegiatan ini Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukoharjo yang diwakili oleh Pak Aji Rahmadi selaku Kepala Seksi Intelijen dan tim, menyampaikan informasi penyuluhan hukum kaitannya dengan UU ITE dan Kekerasan seksual pada anak. Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran hukum dari siswa-siswi SMP Islam Al Hadi khususnya untuk lebih bijak bersosial media. Hal ini didasarkan dari munculnya banyak pelanggaran hukum oleh siswa bersumber dari media sosial, misalnya cyber bullying, judi online serta banyak kasus lainnya. Selain itu, maraknya kasus pelecehan seksual yang dialami oleh siswa sekolah juga perlu diwaspadai.

Banyak sekali ilmu yang diberikan melalui kegiatan ini, semoga memberikan manfaat. 

Tahapan Menuntut Ilmu Bagi Seorang Muslim

Assalamualaikum sahabat AH, Alhamdulillah Allah SWT masih senantiasa memberikan nikmat dan rahmatNya sehingga kita masih berjumpa kembali dengan hari Jumat dan segala keberkahannya. Sahabat salah satu kewajiban kita sebagai seorang muslim adalah menuntut ilmu. Allah telah berfirman dalam Qur’an yang artinya:

Dia berfirman, “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majelis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Mujadilah: 11)

Mencari ilmu menjadi keniscayaan seorang hamba, dan pada ayat tersebut Allah telah berjanji akan memberikan kelapangan atau kemudahan dalam meraihnya. Selain mencari ilmu, seperti tuturan Sufyan bin Uyainah “Tahapan pertama dalam mencari ilmu adalah mendengarkan, kemudian diam dan menyimak dengan penuh perhatian, lalu menjaganya, lalu mengamalkannya dan kemudian menyebarkannya”. Bahwasanya mari kita menyimpan ilmu kita sendiri, tetapi mari kita sampaikan ilmu meskipun hanya satu ayat, InsyaAllah memberikan keberkahan bagi kita semua.  Umar bin khattab pun menyampaikan 3 tahapan menuntut ilmu yang akan dirasakan seorang hamba:

  1. Tahap kesombongan

Disadari atau tidak, ilmu pernah membuat diri kita merasa sombong seakan telah mengerti atau memahami banyak hal, padahal belum mendalami sepenuhnya. Rasulullah saw bersabda, “Kesombongan adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia.’ (HR. Muslim). Maka kita perlu untuk tetap terbuka dan rendah hati, menerima kritik membangun dari orang-orang disekitar kita.

      2. Tahap tawaduk

Tahapan kedua ialah tawaduk atau rendah hati. Biasanya saat seseorang sudah semakin banyak ilmunya ia akan semakin rendah hati dan bijak menghadapi segala situasi yang dialaminya. Analogi umum dalam menggambarkan fase pencari ilmu ini adalah pertumbuhan padi, yakni semakin berisi semakin merunduk.

     3. Tahap tidak tahu apa-apa

Tahap terakhir ialah ketika seseorang sudah memiliki banyak ilmu, maka ia akan merasa tidak tahu apa-apa. Di fase ini, seseorang akan sadar bahwa ilmu yang diberikan Allah tidak ada habisnya dan ternyata belum mengetahui apa-apa.

 

 

Tahun Baru, Pengurus Baru, Harapan Baru

Assalamualaikum sahabat AH, Alhamdulillah mengawali tahun baru yakni pada Senin 13 Januari 2025 telah dilaksanakan pelantikan Pengurus OSIS SMP Islam Al Hadi periode 2025/2026 yang sebelumnya sudah melaksanakan pemilihan pada Desember lalu. Semoga kawan-kawan pengurus baru dapat memberikan warna baru pada OSIS SMP Islam Al Hadi.

Bersambut sehari setelah pelantikan OSIS, pada apel pagi Selasa (14/1) turut dilantik Tim KKR (Kader Kesehatan Remaja) yang siap andil dalam mengawasi dan mengampanyekan gaya hidup sehat bagi seluruh siswa SMP Islam Al Hadi.

Bulan Rajab dan Momentum Bersejarahnya

Assalamualaikum sahabat AH, mari kita bersama-sama mengucap Syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang tak henti-hentinya diberikan kepada kita. Alhamdulillah sahabat, setelah libur semester kita kembali dengan rutinitas menuntut ilmu di sekolah. Sobat, tahukah kalian bahwa kita telah memasuki bulan Rajab. Ternyata dibalik banyaknya kebaikan yang bisa kita peroleh di bulan ini, tersimpan beragam peristiwa penting di masa lalu yang terjadi di bulan Rajab, antara lain.

  1. Peristiwa Isra’ dan Mi’raj

Salah satu peristiwa paling luar biasa yang terjadi pada bulan Rajab adalah Isra’ dan Mi’raj, yakni perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan ke langit-langit ke tujuh menghadap Allah SWT. Peristiwa ini telah termaktub dalam firman Allah yakni Surat Al-Isra’ ayat 1:

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Yang Artinya : “Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjid Al Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.”
Bersamaan dengan isra’ mi’raj turunlah perintah salat 5 waktu. Setelah sebelumnya Allah SWT mewajibkan salat sebanyak 50 waktu kepada umat Nabi Muhammad SAW, akan tetapi Rasulullah meminta keringanan hingga hanya 5 waktu salat. Maka sobat, mari kita menjaga dan mendirikan salat dengan tepat waktu dan bersungguh-sungguh sebagaimana firman Allah, “Jagalah shalat dan tenggelamkanlah dirimu di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah: 43).

  1. Pembebasan Baitul Maqdis

Pada 27 Rajab 583 H, satu dari banyak momen penting yang terjadi ialah perebutan kembali Baituk Maqdis oleh Sultan Salahuddin Al-Ayyubi dan pasukan umat islam. Setelah mengepung kota Yerusalem, Baitul Maqdis akhirnya bebas dari kekuasaan Tentara Salib selama 88 tahun. Pembebasan ini penting sebab Baitul-Maqdis akan menjadi titik kebangkitan kedua umat Islam. Titik kebangkitan pertama adalah di Makkah, titik kedua adalah Baitul-Maqdis, dengan ditegakkannya khilafah ‘ala minhajul-nubuwwah.

Di atas merupakan dua dari banyaknya peristiwa luar biasa yang terjadi ketika bulan Rajab, oleh karena itu mari kita membawa semangat Rasulullah dan Salahudin Al-Ayyubi dalam keseharian kita. Semoga hal-hal baik senantiasa membersama perjalanan kita di dunia. Terima kasih semoga bermanfaat.

 

Rujukkan : https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-7711896/8-peristiwa-penting-di-bulan-rajab-yang-mengukir-sejarah-islam.

Sebuah Ilmu Di Raih Dengan Pengorbanan

Assalamualaikum sahabat Ah, Alhamdulillah kita dipertemukan kembali dengan hari Jumat yang InsyaAllah memberikan keberkahan bagi kita semua. Sahabat jangan lupa ya amalan-amalannya. Sebagai seorang pelajar, tentunya kita tidak jauh-jauh dari belajar ya kan. Nah sahabat, hal ini juga sudah disebutkan oleh Allah SWT dalam firmannya serta banyak hadist.

Allah subhanahu wata’ala berfirman,

وَمَا أُوتِيتُم مِّنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلً

“Tidaklah kalian diberi ilmu kecuali sedikit” (QS.  Al Isra’: 85)

Hal tersebut ditafsirkan oleh Imam Ibnu Katsir rahimahullah yakni “Tidaklah Allah menampakkan ilmuNya kecuali hanya sedikit saja, karena tak seorangpun mampu menguasai ilmu Allah kecuali dengan apa yang Allah kehendaki” (Tafsir al Qur’an al ‘Azhim)

Maka telah jelas halnya, bahwa Ilmu datangnya dari Allah dan Allah lah yang mempermudahnya untuk kita pelajari. Oleh karena itu, tidak bisa kita bermalas-malasan dalam belajar.  Firman tersebut dikuatkan oleh Yahya bin Abi Katsir rahimahullah yang berkata:

لَا يُسْتَطَاعُ الْعِلْمُ بِرَاحَةِ اْلجَسَدِ

“Ilmu tidak bisa diraih dengan badan yang santai”

(Jaami’u bayaanil ‘ilmi wa fadhlihi I/348 no.553)

Nah sahabat sudah jelas ya, bahwa untuk meraih sesuatu khususnya cita-cita yang tinggi, maka akan sedikit pula waktu luang dan kesempatan kita bersantai-santai. Sebab setiap hari kita perlu meningkatkan kualitas dan kapasitas diri untuk bisa meraih hasil terbaik. para salaf ulama terdahulu mengorbankan waktu, harta, dan jasadnya hanya untuk melakukan perjalanan dan duduk di majelis ilmu. Alhamdulillah semoga memberikan pengetahuanbaru bagi kita, semangat belajar ya teman-teman.

 

Rujukkan:

https://abuubaidillah.com/ilmu-diraih-dengan-pengorbanan

Peringatan Hari Guru Nasional SMP Islam Al Hadi: Penuh Haru

Selamat Memperingati Hari Guru Nasional 2024! Terima kasih untuk seluruh bapak/ibu guru atas segala dedikasi dan ilmu yang telah berikan.

Pada peringatan hari guru, OSIS SMP Islam Al Hadi memberikan persembahan spesial kepada bapak/ibu guru berupa pembacaan puisi serta potong tumpeng bersama. Tentunya sebagai apresiasi atas perjuangan dan kesabaran yang luar biasa. Terus semangat bapak/ibu guru, semoga hal-hal baik menyertai. Terima kasih telah senantiasa membimbing tanpa lelah dan memberi inspirasi. Semoga kebaikan selalu menyertai bapak/ibu guru dimanapun berada.

“Guru Bermutu, Indonesia Maju”

Manajemen Emosi Ala Rasulullah

Assalamualaikum sahabat AH, Alhamdulillah kita bisa kembali berjumpa dengan hari Jumat yang mulia. Sahabat kita ketahui bahwa manusia tidak lepas dari cobaan atau masalah kehidupan, salah satunya adalah cobaan perasaan. Kadang kala kita seringkali lalai atau terlena, alhasil keterpurukan menimpa kita.

Nah sahabat, Allah tidak pernah meninggalkan hambanya. Bahkan Allah SWT dalam Qur’an maupun banyak hadist telah memberikan nasihat perihal bagaimana kita melalui ujian-ujian tersebut. Tidak hanya langsung dari Allah tetapi, Rasulullah SAW juga banyak memberikan tips tentang cara mengendalikan emosi. Nah apa saja itu?

  1. Dalam hadist sahih disebutkan,

 وقال أبو هريرة قال النبي صلى الله عليه و سلم لَيْسَ الشَّدِيْدُ بِالصُّرْعَةِ وَإِنَّمَا الشَّدِيْدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَه عِنْدَ الغَضَبِ
“Abu Hurairah RA berkata, Nabi Muhammad SAW bersabda, ‘Seseorang disebut sebagai kuat perkasa bukan karena duel. Orang yang kuat perkasa ialah orang yang mampu mengendalikan diri ketika marah,’” (HR Al-Bukhari nomor 6114 dan Muslim nomor 2609).

Melalui hadist tersebut sudah jelas, bahwa orang yang kuat adalah orang yang bisa mengendalikan marahnya. Apabila dalam keadaan marah, Rasulullah menyarankan kita untuk diam meskipun rasanya tidak nyaman. Hal ini guna mencegah kata-kata kasar atau kotor keluar dari lisan kita yang mungkin dapat melukai hati orang lain.

Apabila diam tidak segera meredakan marah kita, maka berwudhulah, begitu nasihat Rasulullah. Air wudhu bisa meredakan marahmu, serta menghindarkan kita dari bujuk rayu syaitan.

 

  1. Tips berikutnya datang dari menantu nabi, yakni Ali bin Abi Thalib

لا تقطع وعدًا وأنت سعيد ، ولا ترد وأنت غاضب ، ولا تقرر وأنت حزين

“Jangan berjanji ketika kamu bahagia, jangan membalas ketika kamu marah, dan jangan mengambil keputusan ketika kamu sedih.” (Ali Bin Abi Thalib RA)

Nah sahabat, pesan ini dapat menjadi pengingat bagi kita untuk tidak tergesa-gesa dalam mengambil Keputusan atau melakukan sesuatu. Misalnya dalam keadaan marah, dimana pikiran kita sedang kalut dan tidak jernih kemudian kita putuskan sepihak untuk membalas dendam maka kita akan banyak memperoleh kerugian dari hal tersebut.

Terima kasih, semoga memberikan manfaat untuk kita semua.

SMP Islam Al Hadi Sukses Gelar TryOut Akbar, 1.500 Peserta Tumpah!

SMP Islam Al Hadi – TryOut Akbar SD/MI Se-Soloraya berhasil penuhi SMP Islam Al Hadi dengan 1.500 peserta. Alhamdulillah selamat dan sukses untuk SMP Islam Al Hadi, yang kembali melaksanakan TryOut langsung, setelah beberapa tahun ke belakang menggunkan format online. Kegiatan yang berlangsung pada Ahad (3/11) ini merupakan agenda rutin  tiap tahun SMP Islam Al Hadi yang senantiasa berkomitmen menjadi “Sekolahnya Sang Juara”.

Pembukaan oleh Marching band ‘Gita Bahana Pratama’ disambut antusias oleh ribuan peserta yang hadir. Ditambah simbolis peluncuran roket air oleh Kepala Sekolah, Bapak Riyan Wik Irawan, M.Pd, menjadi penanda dimulainya kegiatan. Kemeriahan tidak berhenti disitu, sebelum pelaksanaan TryOut peserta dimanjakan dengan berbagai penampilan dari siswa-siswi terbaik SMP Islam Al Hadi melalui tampilan, Hadroh, Solo Vocal, dan Tari Tradisional. Selesai pelaksanaan TryOut, peserta kembali disuguhkan atraksi menarik dari Pencak Silat, Pasbita serta Tari Kreasi.

Selain beragam tampilan seru dan luar biasa, antusiasme peserta juga bertambah dengan banyaknya doorprize termasuk hadiah utama dua buah sepeda gunung yang diundi langsung oleh Bapak Kepala Sekolah. Alhamdulillah semoga kegiatan ini bermanfaat bagi semua, sampai berjumpa lagi di agenda TryOut selanjutnya..

Pendaftaran PPDB SMP Islam Al Hadi cukup hubungi:
__________________
📲 Admin PPDB
http://wa.me/6281229717400

Kayla Kembali Gemilang di AKSI 2024

Alhamdulillah selamat dan sukses untuk Kayla Alyanada kelas 7B, yang berhasil meraih Juara 2 Cabang Story Telling dalam Ajang Kreativitas Santri (AKSI) 2024. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Ponpes Darusy Syahadah Boyolali sebagai peringatan Hari Santri Nasional.

Diselenggarakan pada Kamis (24/10) dan bertempat di Ponpes Darusy Syahadah Boyolali, ajang ini diikuti oleh siswa-siswi SMP se-Jawa Tengah. Terima kasih untuk capaian prestasi yang luar biasa 🎉

Pendaftaran PPDB SMP Islam Al Hadi cukup hubungi:
__________________
📲 Admin PPDB
http://wa.me/6281229717400

Kontingan MAPSI SMP Islam Al Hadi Raih Juara di Tiga Cabang Lomba

Sukoharjo — Kamis (3/10) Kontingen MAPSI SMP Islam Al Hadi Mojolaban Raih Tiga Piala di Tiga Cabang Lomba MAPSI SMP Tingkat Kabupaten Sukoharjo. 

Kabar gembira kembali datang dari SMP Islam Al Hadi Mojolaban, yakni oleh kontingen MAPSI yang mengikuti Lomba MAPSI (MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN SENI ISLAMI) SMP Tingkat Kabupaten Sukoharjo pada Kamis, 3 Oktober 2024.

Seluruh siswa telah berupaya maksimal untuk memberikan tampilan terbaik dalam perlombaan kali ini. Hasil dari perjuangan tersebut berbuah tiga gelar juara yang berhasil di bawa pulang. Cabang lomba yang berhasil memberikan gelar juara yaitu:

Juara 1 Lomba KaligrafiOleh Aufa Zhafitra A (9C)
Juara 2 Lomba MAPSI HadrohOleh Tim Hadroh
Juara 3 Lomba Tahfidz PutraOleh Brillian Muh Raffie (8H)

Hasil ini tentu sangat membanggakan, selamat dan sukses untuk seluruh kontingen MAPSI SMP Islam Al Hadi serta bapak/ibu guru yang telah mendampingi dalam setiap prosesnya. Tetap semangat dan ditunggu prestasi-prestasi berikutnya.