Haflah Akhirussanah & Wisuda Tahfidz SMP Islam Al Hadi 2024

SMP Islam Al Hadi – Rabu (22/5) telah terselenggara Haflah Akhirussanah dan Wisuda Tahfidz SMP Islam Al Hadi Mojolaban, bertempat di Gedung Kebudayaan Karanganyar. Diikuti oleh lebih dari 400 peserta wisuda, kemeriahan acara ini tidak hanya dirasakan oleh peserta atau bapak/ibu guru saja tetapi juga seluruh wali peserta didik dan tamu undangan yang hadir dari berbagai instansi terkait.

Bertujuan untuk memberikan ruang dan bentuk apresiasi bagi seluruh peserta didik kelas 9 yang akan segera menuntaskan pendidikannya di SMP Islam Al Hadi, sekaligus peserta didik kelas 7,8 yang telah selesai menuntaskan target BTA maupun hafalan. 

Acara dimulai dengan sambutan, kemudian testimoni tahfidz peserta didik terpilih yang diuji langsung oleh tamu undangan yang hadir. Dilanjutkan penyerahan penghargaan pada peserta didik berprestasi di segala bidang, acara ditutup dengan ikrar dan penyerahan map pada seluruh peserta wisuda.  Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat untuk terselenggaranya acara ini, selamat dan sukses untuk seluruh peserta wisuda.

Bagi kalian yang ketinggalan keseruan Akhirussanah dan wisuda tahfidz kemarin, bisa klik kanal YouTube berikut:

https://www.youtube.com/watch?v=Kr2IsmWLOBs 

Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2024

SMP Islam Al Hadi – Kamis (2/5) sebagai peringatan Hari Pendidikan Nasional seluruh unit Yayasan Amal Fatimah mengikuti upacara yang dilaksanakan di halaman SDIT Al Hadi. Tampak hal berbeda di upacara kali ini yakni ibu guru yang menggenakan kebaya untuk turut menyemarakkan hardiknas yang jatuh pada hari ini.

Kegiatan hari ini diawali dengan upacara bendera yang berlangsung khidmat, kemudian dilanjutkan dengan apresiasi pada tim GSI SMP Islam Al Hadi yang berhasil membawa gelar juara. Sebagai insan pendidikan, mari kita tetap semangat untuk berkontribusi menjadikan pendidikan Indonesia menjadi lebih baik dan berkualitas.

 

PARADE TASMI AKBAR SMP ISLAM AL HADI

SMP Islam Al Hadi – Kamis (28/3) telah terlaksana kegiatan tasmi’ akbar  peringatan Nuzulul Qur’an. Bertempat di halaman SMP Islam Al Hadi, tasmi’ akbar hari ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan tasmi’ yang sebelumnya telah dilakukan di dalam kelas masing-masing. Diikuti oleh seluruh siswa kelas Program Khusus Tahfidz dari kelas 7,8 dan 9 jalannya kegiatan ini didampingi langsung oleh bapak/ibu guru Tahfidz dan PAI.

 

Siswa-siswi pilihan dengan hafalan terbanyak dari kelas Program Khusus Tahfidz (PTK) melakukan tasmi’ bersama, serta disimak langsung oleh siswa-siswi kelas PTK lainnya. Dalam kegiatan ini target tasmi’ kurang lebih 8 Juz yang dilaksanakan selama tiga hari.

Seluruh rangkaian kegiatan diikuti dengan khusyuk oleh seluruh peserta, semoga membuat kita semakin dekat dengan Qur’an khusunya di bulan yang baik ini.

Sepele Tapi Sering Dilupa: Berbukalah Secukupnya

Assalamualaikum sahabat AH, Alhamdulillah kita masih dipertemukan kembali dengan hari Jumat yang sekaligus telah berjalan sepuluh hari pertama di bulan Ramadan. Ngomong-ngomong soal puasa nih sobat, apa sih menu favorit berbuka kalian? Pasti makanan atau minuman manis kan sobat hihi. Nah kali ini kita akan membahas tentang bagaimana baiknya kita menyantap hidangan berbuka.

Ketika puasa yang secara harfiah adalah menahan lapar dan haus tentu wajar ya sobat jika kita seringkali sudah membayangkan makanan dan minuman apa saja yang harus disiapkan untuk buka puasa nanti, akan tetapi hal ini justru sering tidak terkontrol. Tanpa kita sadari ternyata menu yang disiapkan begitu banyak, hingga tak jarang kita sampai kekenyangan atau bahkan tidak menghabiskan makanan yang telah dibeli.

Mengenai hal tersebut diambil dari hadist Riwayat Ahmad, an-Nasa’i dan At-Tirmidzi, yang artinya:

“Tidak ada tempat paling buruk yang dipenuhi isinya oleh manusia, kecuali perutnya. Karena sebenarnya cukup baginya beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Kalaupun ia ingin makan, hendaknya ia atur dengan cara sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya.”

Selain itu, aturan untuk makan secukupnya pun telah disampaikan Allah SWT melalui Q.S l-Araf ayat 31 yang artinya:

يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ خُذُوا۟ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebihan.” 

Sahabat AH, saat berbuka rangkaian yang bisa kita lakukan ialah membaca basmallah dan dilanjutkan doa berbuka, kemudian membatalkan puasa dengan makan kurma dan minum air putih terlebih dahulu.

Nah, untuk menghindari makan buka berlebihan kita bisa pilah-pilah ya Sobat. Siapkan satu menu makanan dan minum yang kamu suka, kemudian makanlah secukupnya dan perbanyak minum air putih.

Karena sesungguhnya berpuasa adalah menahan hawa napsu, jadi mari lebih bijak saat berbuka ya sobat. Semangat berpuasa ya, semoga puasa kita mendapat berkah dan diterima Allah SWT.

 

Rujukan:

https://opop.jatimprov.go.id/detail/125/makan-dan-minum-yang-sehat-menurut-islam

https://www.detik.com/jabar/berita/d-6654611/5-hadis-tentang-buka-puasa-dari-keutamaan-hingga-amalan-sunahnya

https://kemenag.go.id/opini/sunnah-sahur-dan-berbuka-puasa-623zfn

Outing Class SMP Islam Al Hadi : Kulonuwun Lamongan

Assalamualaikum sahabat AH, Alhamdulillah telah selesai dilaksanakan kegiatan outing class yang diikuti oleh kelas 8 dan 9 Program Khusus (PK) Science dengan tujuan Lamongan, Jawa Timur. Rabu (28/02) malam rombongan berangkat dari SMP Islam Al Hadi, kemudian sampai di Masjid Namira Lamongan sekitar pukul 4 pagi. Sholat subuh berjamaah berlanjut kajian pagi dilakukan siswa-siswi didampingi bapak/ibu guru. Masjid Namira merupakan tujuan pertama kegiatan outing class kali ini, masjid yang mulai dibuka untuk umum pada Juni 2023 memiliki keunikan di bagian ini desain interiornya yang megah.

 

Setelah masjid Namira perjalanan berlanjut ke rumah makan Aqila Lamongan untuk sarapan pagi. Pukul 09.00 rombongan langsung menuju objek wisata kedua yakni, WBL. Terletak di Kecamatan Paciran objek wisata kebanggaan masyarakat Lamongan ini telah beroperasi sejak 14 November 2004. Memiliki 46 wahana, objek wisata WBL ini sangat memanjakan siswa-siswi SMP Islam Al Hadi. 

Selesai berwisata di WBL rombongan SMP Islam Al Hadi melanjutkan perjalanan menuju rumah makan Kurnia Lamongan untuk isoma. Kemudian perjalanan pulang dan sampai di SMP Islam Al Hadi kembali kurang lebih pukul 23.00. 

Alhamdulillah, semoga kegiatan ini berkesan dan menambah semangat siswa-siswi semua untuk belajar lebih giat lagi. Terima kasih

Jangan Sampai Terlewat! Berikut Amalan-Amalan Menyambut Ramadan

Assalamualaikum sahabat AH,

Alhamdulillah Allah SWT masih senantiasa memberikan nikmat kepada kita hingga dapat berjumpa lagi dengan hari Jumat. Jangan lupa Al Kahfinya yaa..

Baik sahabat, hari ini kita akan membahas amalan-amalan yang bisa dilakukan untuk menyambut Ramadan. Nah apa saja itu?

Pertama, mari menyambut Ramadhan dengan rasa bahagia. Yahya bin Abi Katsir meriwayatkan bahwa orang-orang salaf terdahulu selalu mengucapkan doa: 

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِغْنَا رَمَضَانَ 

Artinya: Ya Allah berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan (usia) kami berjumpa Ramadhan.

Berdasarkan doa tersebut jelas bahwa mereka sampaikan kepada Allah Ta’ala untuk bisa diizinkan jumpa lagi dengan Ramadan. Berjumpa lagi dengan bulan Ramadan sungguh nikmat besar dari Allah. OIeh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memberikan kabar gembira kepada para sahabat karena datangnya bulan ini. Beliau seringkali menjelaskan keutamaan-keutamaan bulan Ramadan serta pahala berlimpah kepada siapa saja yang menghidupkan ramadannya.

Kedua, kita disyariatkan untuk melakukan taubat nashuhah (taubat yang sesungguhnya), mempersiapkan diri dalam puasa dan menghidupkan bulan tersebut dengan niat yang tulus dan tekad yang murni. [Pertanyaan di Majalah Ad Da’wah, 1284, 5/11/1411 H. Sumber : Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 15/9-10] Selain itu, memperbanyak istigfar dalam salat maupun sehari-hari perlu kita lakukan juga gunanya untuk menjaga diri dari dosa serta mengharap keridhoan Allah untuk dapat menghapus dosa-dosa tersebut.

Terakhir, ialah mulai membiasakan diri dengan beribadah sungguh-sungguh. Misalnya, persiapan Ramadan dengan melalukan puasa senin-kamis, kemudian mulai memperbanyak  membaca Qur’an, membiasakan bangun salat malam, menghadiri kajian dan bersedekah. Pembiasaan itu diharapkan dapat mempermudah diri kita ketika nanti memasuki bulan Ramadan untuk ibadan yang lebih maksimal.

 

 

Rujukan :

Sumber https://rumaysho.com/407-amalan-khusus-menyambut-bulan-ramadhan.html

https://lampung.nu.or.id/syiar/6-persiapan-menyambut-ramadhan-kaYbK

Lebih Dekat dengan Umar Khayyam, Sang Matematikawan Asal Persia

Assalamualaikum sahabat AH.

Alhamdulillah pada kesempatan baik di hari Jumat ini, yuk kita bersama-sama mengenal salah seorang tokoh muslim berpengaruh dalam bidang ilmu eksakta yakni Umar Khayyam.

Ghiyath al-Din Abu’l-Fath Umar ibn Ibrahim Al-Nisaburi al-Khayyami atau yang lebih dikenal dengan Umar Khayyam merupakan seorang filsuf, matematikawan, astronom sekaligus penyair. Lahir dan besar di Nishapur, Persia (Iran) pada 10 Mei 1048 M, Umar begitu menggemari filsafat dan ilmu eksakta.

Di kerajaan militer yang sulit dan tidak stabil saat itu, sekaligus munculnya usaha-usaha mendirikan negara Muslim ortodoks, Khayyam tumbuh. Meski dengan perjuangan, lambat laun melalui semangat dan kecintaanya pada bidang tersebut, Umar berhasil mengembangkan ilmu matematika, terutama Aljabar. Bahkan, ia menghasilkan karya Aljabr (Algebra), yang kemudian diedit dan diterjemahkan dalam bahasa Prancis. Ia adalah orang pertama yang mengklasifikasikan persamaan tingkat satu (persamaan linier) dan memikirkan pemecahan masalah persamaan pangkat tiga secara ilmiah.

Tak sampai disitu, mendahului ahli matematika barat Umar Khayyam juga mencetuskan Jawami Al-Hisab yang memuat referensi paling awal tentang segitiga pascal dan menguji balik postulat V yang menyangkut teori garis sejajar. Sebuah geometri Euclides yang sangat mendasar.

Selain ilmu matematika, sastra atau filsafat menjadi juga menjadi bidang yang digemari Umar. Melalui tulisan, Umar menceritakan kisah hidupnya yang kemudian termuat dalam karyanya berjudul Rubaiyat.

Guna mencapai sesuatu yang diinginkannya, Umar senantiasa berfokus pada apa yang terjadi saat ini serta melakukan sebaik yang ia bisa lakukan tanpa mencemaskan hal-hal yang akan dating.

Sahabat AH, semoga kisah Umar Khayyam tersebut bisa menjadi pengingat sekaligus motivasi untuk kita mencapai cita ke depan.

 

Rujukan:

https://oif.umsu.ac.id/2020/10/omar-khayyam-ilmuwan-cerdas-di-abad-pertengahan 

https://khazanah.republika.co.id/berita/qcvprc366/mengenal-umar-khayyam-dari-nishapur

Mengenal Sosok Sosiolog dan Sejarawan Muslim, Ibnu Khaldun

Assalamualaikum sahabat AH, Alhamdulillah kita bertemu Kembali di hari Jumat. Setelah mengenal Ibnu sina minggu lalu, hari ini mari lebih dekat dengan sejarawan muslim, Ibnu Khaldun.

Sosok Ibnu Khaldun menjadi tokoh sentral dalam peradaban Islam dari abad ke-14, beliau merupakan seorang sejarawan, sosiolog serta menjadi perintis ilmu ekonomi, hingga penggagas teori politik yang brilian.

Lahir di Tunisa pada 27 Mei 1332 di Tunis, Khaldun besar di Tengah-tengah keluarga kelas atas Andalusia (sekarang Spanyol) keturunan Arab. Khaldun memaksimalkan keadaan keluarganya tersebut untuk menuntut dengan sungguh-sungguh, ia mempelajari tata bahasa, yurisprudensi, hadits, retorika, filologi, puisi serta politik pemerintahan.

Meskipun terlahir di keluarga kaya dan berpangkat tinggi, seorang Ibnu Khaldun tidak melalui masa muda dengan muda. Orang tuanya meninggal saat dia masih remaja sehingga membuatnya berjuang untuk membangun diri dalam karier. Dirinya mulai berkarier di dunia politik saat muda serta berpartisipasi dalam pemberontakan yang memaksanya masuk penjara. Setelah dibebaskan, dalam kekecawaan dia menempa diri menjadi seorang sarjana. Khaldun menulis beberapa karya termasuk otobiografi dan buku “The Muqaddimah” yang membuatnya sangat dikenal. Buku tersebut tidak pernah kehilangan relevansinya dan para sejarawan selama berabad-abad telah mengakui pentingnya karya yang ditulisnya.

Dengan kemampuan intelektual dan pengalaman terjun langsung dalam hal-hal tersebut, Ibnu Khaldun berhasil menorehkan beragam karya di antaranya:

  1. Kitab muqoddimah pada jilid pertama
  2. Kitab al-Ibar disebutkan dalam jilid 2 sampai 5
  3. Kitab Al-Tarif, Jilid 6 dan 7

Ditambah beberapa pemikirannya tentang yang hingga kini menjadi dasar, antara lain teori siklus, sejarah sosial, sosiologi dan model generasi politik.

Semoga semangat Ibnu Khaldun menular pada kita, bahwa dalam keadaan tidak mungkin sekalipun jalan Allah tidak akan tertutup.

 

Rujukan:

https://khazanah.republika.co.id/berita/pt59in313/mengenal-kontribusi-ibnu-khaldun 

https://www.kompas.com/global/read/2021/04/30/182309670/biografi-tokoh-dunia-ibnu-khaldun-sejarawan-muslim-peletak-dasar-ilmu

Camping Qur’an Jilid 3 Kelas 9 : Awesome Day With Qur’an

SMP Islam Al Hadi – Alhamdulillah Camping Qur’an kelas 9 telah selesai diselenggarakan pada Jumat-Sabtu, 26-27 Januari 2023, di SMP Islam Al Hadi. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Bapak Kepala Sekolah, kemudian langsung dilanjutkan dengan ziyadah (setoran hafalan) dan tilawah oleh masing-masing siswa kepada musyrif/musyrifah yang bertugas.

 

Seperti kegiatan camping qur’an sebelumnya, setelah menyelesaikan hafalan dan ziyadah dilakukan fun game bersama di halaman asrama putra untuk meningkatkan keakraban antar siswa. Selepas istirahat dan salat, dilanjutkan kegiatan daurah Qur’an dan motivasi oleh ustadz Ibrohim Munib (mudir Ponpes Ibnu Mubarok, Karanganyar). 

Hari terakhir camping qur’an difokuskan pada penguatan ziyadah dan tilawah masing-masing siswa. Kegiatan selama dua hari ditutup bersama sebelum salat dhuhur berjamaah. Alhamdulillah dalam kegiatan ini didapatkan, peserta dengan hafalan terbanyak atas nama Hani Atul Fadillah (9D) dan Muhammad Tuah Nasywa (9G). Kemudian peserta inspiratif yang diperoleh Annas Fathurrohman (9H) dan Ani Wahyu (9F).

Terima kasih. Salam hangat 🙂

Yuk Kenali Larangan-larangan di Bulan Rajab dan Raih Keistimewaanya

Assalamualaikum sahabat, tau gak sih?

Dosa dan pahala akan dilipatgandakan di bulan haram, salah satunya bulan Rajab. Pernyataan ini bahkan telah disampaikan langsung oleh Allah SWT melalui firmanNya dalam surah At-Taubah Ayat 36 yang berbunyi:

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.”

Nah sahabat, tentunya kita tidak mau kan jika apa yang kita lakukan ternyata adalah dosa apalagi nilainya dilipatgandakan. Oleh sebab itu, yuk kita sama-sama belajar untuk mengetahui apa saja yang tidak boleh dilakukan khususnya pada bulan Rajab :

  • Tidak mendzolimi diri sendiri serta menghindari maksiat

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa sebaiknya kita menghindari dosa. Menyakiti diri sendiri dan berbuat maksiat merupakan perbuatan yang dapat mengotori diri kita dengan dosa.

  • Tidak berselisih atau berperang

Pada bulan rajab ini, umat muslim dilarang untuk merampas yang bukan hak nya dan merebut sesuatu yang dimiliki oleh orang lain. Hal ini dipaparkan dalam surah Al-Baqarah ayat 217 menjelaskan bahwa melakukan peperangan pada bulan haram adalah dosa besar.

Lantas setelah mengetahui larangan-laranganNya, apa yang bis akita lakukan untuk mendapatkan keistimewaan dari bulan Rajab yang mana akan dilipatgandakan pula pahala didalamnya. Berikut amalan yang bisa kita maksimalkan di bulan Rajab, diantaranya:

  • Memperbanyak Istighfar dan Berserah Diri

Bulan Rajab disebut juga sebagai “bulan pengampunan”. Maka alangkah baiknya hari-hari kita diisi dengan memperbanyak minta ampun sama Allah dengan bacaan istighfar.

  • Mengamalkan Puasa Sunnah Ayyamul Bidh

Disebutkan dalam sebuah riwayat: “Rasulullah saw. menyuruh kepada kita untuk melakukan puasa setiap bulan tiga hari putih (bulan bersinar cemerlang) yakni di hari tanggal 13, 14 dan 15, dan beliau bersabda, puasa (tiga hari pada tiap bulan) itu seperti puasa setahun.” (HR. An Nasaiy dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban). Nah jangan ketinggalan ya teman.

  • Memperdalam Hubungan dengan Al-Quran

Rajab bisa jadi momen buat kita makin dekat dengan Al-Quran. Nah salahsatunya adalah kegiatan Camping Qur’an yang telah dilaksanakan di SMP Islam Al Hadi. Pas banget nih sobat, jika susah melalukannya sendiri maka melalui kegiatan ini diharapakan kita jadi lebih semangat berlomba-lomba mendapatkan Ridha dan pahala dari Allah SWT tentunya dalam momen yang luar biasa ini.

 

Situs rujukan:

https://uinsgd.ac.id/mari-kenali-5-larangan-di-bulan-rajab-apa-aja/

https://www.rumahzakat.org/id/amalan-istimewa-bulan-rajab

Live Chat