Tim SMP Islam Al Hadi Raih Juara 2 Ajang GSI Mojolaban

Gala Siswa Indonesia (GSI) Mojolaban yang telah terselenggara pada 29-30 April 2024 lalu di Lapangan Mini Bekonang, telah menorehkan nama SMP Islam Al Hadi sebagai Juara 2.Diperkuat oleh siswa terbaik, serta pelatih mumpuni di bidangnya. Tim GSI SMP Islam Al Hadi  mencatatkan hasil yang tak masin-main. Melawan tim dari SMP Nurussalam di babak grup, tim SMP Islam Al Hadi berhasil menang di dua laga dengan skor 7-1 dan 1-1. Di babak semi final, tim SMP Islam Al Hadi juga masih terlalu kuat untuk tim SMP N 2 Mojolaban yang berhasil ditekuk dengan skor akhir 5-1. Berlaga di final pada 30 April 2024, tim SMP Islam Al Hadi harus mengakui keunggulan tim SMPN 1 Mojolaban dengan skor tipis 0-1.

Terima kasih untuk kerja keras yang luar biasa dari pemain dan pelatih, tetap semangat semoga meraih hasil lebih baik di ajang yang akan datang.

PARADE TASMI AKBAR SMP ISLAM AL HADI

SMP Islam Al Hadi – Kamis (28/3) telah terlaksana kegiatan tasmi’ akbar  peringatan Nuzulul Qur’an. Bertempat di halaman SMP Islam Al Hadi, tasmi’ akbar hari ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan tasmi’ yang sebelumnya telah dilakukan di dalam kelas masing-masing. Diikuti oleh seluruh siswa kelas Program Khusus Tahfidz dari kelas 7,8 dan 9 jalannya kegiatan ini didampingi langsung oleh bapak/ibu guru Tahfidz dan PAI.

 

Siswa-siswi pilihan dengan hafalan terbanyak dari kelas Program Khusus Tahfidz (PTK) melakukan tasmi’ bersama, serta disimak langsung oleh siswa-siswi kelas PTK lainnya. Dalam kegiatan ini target tasmi’ kurang lebih 8 Juz yang dilaksanakan selama tiga hari.

Seluruh rangkaian kegiatan diikuti dengan khusyuk oleh seluruh peserta, semoga membuat kita semakin dekat dengan Qur’an khusunya di bulan yang baik ini.

Sepele Tapi Sering Dilupa: Berbukalah Secukupnya

Assalamualaikum sahabat AH, Alhamdulillah kita masih dipertemukan kembali dengan hari Jumat yang sekaligus telah berjalan sepuluh hari pertama di bulan Ramadan. Ngomong-ngomong soal puasa nih sobat, apa sih menu favorit berbuka kalian? Pasti makanan atau minuman manis kan sobat hihi. Nah kali ini kita akan membahas tentang bagaimana baiknya kita menyantap hidangan berbuka.

Ketika puasa yang secara harfiah adalah menahan lapar dan haus tentu wajar ya sobat jika kita seringkali sudah membayangkan makanan dan minuman apa saja yang harus disiapkan untuk buka puasa nanti, akan tetapi hal ini justru sering tidak terkontrol. Tanpa kita sadari ternyata menu yang disiapkan begitu banyak, hingga tak jarang kita sampai kekenyangan atau bahkan tidak menghabiskan makanan yang telah dibeli.

Mengenai hal tersebut diambil dari hadist Riwayat Ahmad, an-Nasa’i dan At-Tirmidzi, yang artinya:

“Tidak ada tempat paling buruk yang dipenuhi isinya oleh manusia, kecuali perutnya. Karena sebenarnya cukup baginya beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Kalaupun ia ingin makan, hendaknya ia atur dengan cara sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya, dan sepertiga lagi untuk nafasnya.”

Selain itu, aturan untuk makan secukupnya pun telah disampaikan Allah SWT melalui Q.S l-Araf ayat 31 yang artinya:

يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ خُذُوا۟ زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ

“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebihan.” 

Sahabat AH, saat berbuka rangkaian yang bisa kita lakukan ialah membaca basmallah dan dilanjutkan doa berbuka, kemudian membatalkan puasa dengan makan kurma dan minum air putih terlebih dahulu.

Nah, untuk menghindari makan buka berlebihan kita bisa pilah-pilah ya Sobat. Siapkan satu menu makanan dan minum yang kamu suka, kemudian makanlah secukupnya dan perbanyak minum air putih.

Karena sesungguhnya berpuasa adalah menahan hawa napsu, jadi mari lebih bijak saat berbuka ya sobat. Semangat berpuasa ya, semoga puasa kita mendapat berkah dan diterima Allah SWT.

 

Rujukan:

https://opop.jatimprov.go.id/detail/125/makan-dan-minum-yang-sehat-menurut-islam

https://www.detik.com/jabar/berita/d-6654611/5-hadis-tentang-buka-puasa-dari-keutamaan-hingga-amalan-sunahnya

https://kemenag.go.id/opini/sunnah-sahur-dan-berbuka-puasa-623zfn

Tips Mudah Khatam Qur’an Berkali-kali Saat Ramadan

Assalamualaikum sahabat AH, Alhamdulillah atas izin Allah SWT kita masih bisa berjumpa kembali dalam keadaan sehat serta bahagia. Sobat pada Jumat pertama di bulan Ramadan ini ada tips khusus nih bagi kalian yang mau khatam membac Qur’an berulang kali ketika Ramadan.

Jadi sobat, sebelum kita membahas tips apa saja yang bisa dilakukan mari menginggat Kembali bahwa dari sekian banyak hadist Rasulullah yang menjelaskan keutamaan membaca Al-Qur’an, di antaranya adalah:

 

عن ابن مسعودٍ رضيَ اللَّه عنهُ قالَ : قال رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : منْ قرأَ حرْفاً مِنْ كتاب اللَّهِ فلَهُ حسنَةٌ ، والحسنَةُ بِعشرِ أَمثَالِهَا لا أَقول : الم حَرفٌ ، وَلكِن : أَلِفٌ حرْفٌ، ولامٌ حرْفٌ ، ومِيَمٌ حرْفٌ » رواه الترمذي وقال : حديث حسن صحيح .

“Siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut. Satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya. Dan aku tidak mengatakan “Alif Laam Miim” satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, No. 6469)

 

Nah, jadi membaca Qur’an khususnya di bulan Ramadan memiliki nilai pahala yang besar. Maka jangan dilewatkan ya. Berikut tips yang bisa dilakukan.

Pertama, menggunakan jumlah Juz dalam Mushaf Al-Qur’an. Caranya gunakan Mushaf Al- Qur’an yang dicetak per-juz, biasa disebut mushaf khataman. Satu juz berisikan 11 lembar atau 22 halaman. Gunakan sistem target, jika 1 hari dibaca 1 juz dalam sebulan akan khatam. Mushaf Al-Qur’an terdiri dari 30 juz yang panjangnya bervariasi, jadi target yang harus dicapai adalah membaca 1 juz setiap hari.

Kedua, menggunakan jumlah lembar dalam tiap Juz Al-Qur’an; apabila dirasakan berat untuk menamatkan 1 juz di satu waktu (misalnya ba’da tarawih/atau ba’da Subuh), dapat dipertimbangkan tips yang satu ini, yaitu dengan membagi jumlah lembar dalam 1 juz kemudian dibaca setiap selesai shalat wajib. Mushaf Al-Qur’an yang umum beredar di Indonesia, rata-rata dalam 1 juz terdapat 9-10 lembar. Sebagai contoh jika dalam juz pertama terdapat 10 lembar, kemudian dibagi dengan 5 (waktu shalat), maka tiap selesai shalat hanya akan membaca 2 lembar saja. Lebih enteng bukan? dan pastinya si pembaca juga merasa tidak terlalu berat dan tetap bisa menamatkan 1 juz per hari. Silahkan diatur saja dalam membagi jumlah lembar tiap juz lainnya dengan 5 waktu shalat.

Bagaimana sobat? Mudah bukan, tips tersebut bisa kalian modifikasi juga sesuai dengan target yang kalian inginkan. Terlepas dari itu hal yang pertama-tama perlu dilakukan adalah memulainya. Yuk semangat ibadahnya 😊

 

Referensi rujukan:

https://kemenag.go.id/nasional/tips-khatamkan-al-qurrsquoan-selama-ramadan-0nb276

https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20240308112400-561-1072010/cara-khatam-al-quran-30-juz-di-bulan-ramadhan.

Gerakan Nasional Aksi Bergizi SMP Islam Al Hadi

Assalamualaikum sahabat AH, Alhamdulillah telah terlaksana dengan lancar kegiatan Aksi Bergizi SMP Islam Al Hadi yang berkerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo dan Puskesmas Mojolaban. Kegiatan ini diawali dengan senam bersama oleh bapak/ibu guru dan 100 peserta dari kelas 7 di halaman SMP Islam Al Hadi.

Semarak pagi itu dilanjutkan dengan sarapan bersama, dan minum tablet tambah darah sebagai langkah awal pencegahan anemia khusunya pada siswa putri. Seusai kegiatan di halaman, aksi bergizi berlanjut dengan pemberian materi/penyuluhan oleh Dinkes dan puskesman tentang anemia dan pentingnya menjaga kesehatan. Kemudian secara serentak siswi kelas 7 yang telah mengonsumsi tablet tambah darah diminta untuk mengisi aplikasi ceria, sebagai langkah awal dari pemerintah untuk memantau kondisi kesehatan siswi.

Pelaksanaan kegiatan ini ialah sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia serta memberikan penyuluhan supaya anak-anak sekarang lebih peduli dengan kesehatan diri mereka. Terima kasih

 

Outing Class SMP Islam Al Hadi : Kulonuwun Lamongan

Assalamualaikum sahabat AH, Alhamdulillah telah selesai dilaksanakan kegiatan outing class yang diikuti oleh kelas 8 dan 9 Program Khusus (PK) Science dengan tujuan Lamongan, Jawa Timur. Rabu (28/02) malam rombongan berangkat dari SMP Islam Al Hadi, kemudian sampai di Masjid Namira Lamongan sekitar pukul 4 pagi. Sholat subuh berjamaah berlanjut kajian pagi dilakukan siswa-siswi didampingi bapak/ibu guru. Masjid Namira merupakan tujuan pertama kegiatan outing class kali ini, masjid yang mulai dibuka untuk umum pada Juni 2023 memiliki keunikan di bagian ini desain interiornya yang megah.

 

Setelah masjid Namira perjalanan berlanjut ke rumah makan Aqila Lamongan untuk sarapan pagi. Pukul 09.00 rombongan langsung menuju objek wisata kedua yakni, WBL. Terletak di Kecamatan Paciran objek wisata kebanggaan masyarakat Lamongan ini telah beroperasi sejak 14 November 2004. Memiliki 46 wahana, objek wisata WBL ini sangat memanjakan siswa-siswi SMP Islam Al Hadi. 

Selesai berwisata di WBL rombongan SMP Islam Al Hadi melanjutkan perjalanan menuju rumah makan Kurnia Lamongan untuk isoma. Kemudian perjalanan pulang dan sampai di SMP Islam Al Hadi kembali kurang lebih pukul 23.00. 

Alhamdulillah, semoga kegiatan ini berkesan dan menambah semangat siswa-siswi semua untuk belajar lebih giat lagi. Terima kasih

Jangan Sampai Terlewat! Berikut Amalan-Amalan Menyambut Ramadan

Assalamualaikum sahabat AH,

Alhamdulillah Allah SWT masih senantiasa memberikan nikmat kepada kita hingga dapat berjumpa lagi dengan hari Jumat. Jangan lupa Al Kahfinya yaa..

Baik sahabat, hari ini kita akan membahas amalan-amalan yang bisa dilakukan untuk menyambut Ramadan. Nah apa saja itu?

Pertama, mari menyambut Ramadhan dengan rasa bahagia. Yahya bin Abi Katsir meriwayatkan bahwa orang-orang salaf terdahulu selalu mengucapkan doa: 

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِغْنَا رَمَضَانَ 

Artinya: Ya Allah berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan (usia) kami berjumpa Ramadhan.

Berdasarkan doa tersebut jelas bahwa mereka sampaikan kepada Allah Ta’ala untuk bisa diizinkan jumpa lagi dengan Ramadan. Berjumpa lagi dengan bulan Ramadan sungguh nikmat besar dari Allah. OIeh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memberikan kabar gembira kepada para sahabat karena datangnya bulan ini. Beliau seringkali menjelaskan keutamaan-keutamaan bulan Ramadan serta pahala berlimpah kepada siapa saja yang menghidupkan ramadannya.

Kedua, kita disyariatkan untuk melakukan taubat nashuhah (taubat yang sesungguhnya), mempersiapkan diri dalam puasa dan menghidupkan bulan tersebut dengan niat yang tulus dan tekad yang murni. [Pertanyaan di Majalah Ad Da’wah, 1284, 5/11/1411 H. Sumber : Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 15/9-10] Selain itu, memperbanyak istigfar dalam salat maupun sehari-hari perlu kita lakukan juga gunanya untuk menjaga diri dari dosa serta mengharap keridhoan Allah untuk dapat menghapus dosa-dosa tersebut.

Terakhir, ialah mulai membiasakan diri dengan beribadah sungguh-sungguh. Misalnya, persiapan Ramadan dengan melalukan puasa senin-kamis, kemudian mulai memperbanyak  membaca Qur’an, membiasakan bangun salat malam, menghadiri kajian dan bersedekah. Pembiasaan itu diharapkan dapat mempermudah diri kita ketika nanti memasuki bulan Ramadan untuk ibadan yang lebih maksimal.

 

 

Rujukan :

Sumber https://rumaysho.com/407-amalan-khusus-menyambut-bulan-ramadhan.html

https://lampung.nu.or.id/syiar/6-persiapan-menyambut-ramadhan-kaYbK

Lebih Dekat dengan Umar Khayyam, Sang Matematikawan Asal Persia

Assalamualaikum sahabat AH.

Alhamdulillah pada kesempatan baik di hari Jumat ini, yuk kita bersama-sama mengenal salah seorang tokoh muslim berpengaruh dalam bidang ilmu eksakta yakni Umar Khayyam.

Ghiyath al-Din Abu’l-Fath Umar ibn Ibrahim Al-Nisaburi al-Khayyami atau yang lebih dikenal dengan Umar Khayyam merupakan seorang filsuf, matematikawan, astronom sekaligus penyair. Lahir dan besar di Nishapur, Persia (Iran) pada 10 Mei 1048 M, Umar begitu menggemari filsafat dan ilmu eksakta.

Di kerajaan militer yang sulit dan tidak stabil saat itu, sekaligus munculnya usaha-usaha mendirikan negara Muslim ortodoks, Khayyam tumbuh. Meski dengan perjuangan, lambat laun melalui semangat dan kecintaanya pada bidang tersebut, Umar berhasil mengembangkan ilmu matematika, terutama Aljabar. Bahkan, ia menghasilkan karya Aljabr (Algebra), yang kemudian diedit dan diterjemahkan dalam bahasa Prancis. Ia adalah orang pertama yang mengklasifikasikan persamaan tingkat satu (persamaan linier) dan memikirkan pemecahan masalah persamaan pangkat tiga secara ilmiah.

Tak sampai disitu, mendahului ahli matematika barat Umar Khayyam juga mencetuskan Jawami Al-Hisab yang memuat referensi paling awal tentang segitiga pascal dan menguji balik postulat V yang menyangkut teori garis sejajar. Sebuah geometri Euclides yang sangat mendasar.

Selain ilmu matematika, sastra atau filsafat menjadi juga menjadi bidang yang digemari Umar. Melalui tulisan, Umar menceritakan kisah hidupnya yang kemudian termuat dalam karyanya berjudul Rubaiyat.

Guna mencapai sesuatu yang diinginkannya, Umar senantiasa berfokus pada apa yang terjadi saat ini serta melakukan sebaik yang ia bisa lakukan tanpa mencemaskan hal-hal yang akan dating.

Sahabat AH, semoga kisah Umar Khayyam tersebut bisa menjadi pengingat sekaligus motivasi untuk kita mencapai cita ke depan.

 

Rujukan:

https://oif.umsu.ac.id/2020/10/omar-khayyam-ilmuwan-cerdas-di-abad-pertengahan 

https://khazanah.republika.co.id/berita/qcvprc366/mengenal-umar-khayyam-dari-nishapur

Mengenal Sosok Sosiolog dan Sejarawan Muslim, Ibnu Khaldun

Assalamualaikum sahabat AH, Alhamdulillah kita bertemu Kembali di hari Jumat. Setelah mengenal Ibnu sina minggu lalu, hari ini mari lebih dekat dengan sejarawan muslim, Ibnu Khaldun.

Sosok Ibnu Khaldun menjadi tokoh sentral dalam peradaban Islam dari abad ke-14, beliau merupakan seorang sejarawan, sosiolog serta menjadi perintis ilmu ekonomi, hingga penggagas teori politik yang brilian.

Lahir di Tunisa pada 27 Mei 1332 di Tunis, Khaldun besar di Tengah-tengah keluarga kelas atas Andalusia (sekarang Spanyol) keturunan Arab. Khaldun memaksimalkan keadaan keluarganya tersebut untuk menuntut dengan sungguh-sungguh, ia mempelajari tata bahasa, yurisprudensi, hadits, retorika, filologi, puisi serta politik pemerintahan.

Meskipun terlahir di keluarga kaya dan berpangkat tinggi, seorang Ibnu Khaldun tidak melalui masa muda dengan muda. Orang tuanya meninggal saat dia masih remaja sehingga membuatnya berjuang untuk membangun diri dalam karier. Dirinya mulai berkarier di dunia politik saat muda serta berpartisipasi dalam pemberontakan yang memaksanya masuk penjara. Setelah dibebaskan, dalam kekecawaan dia menempa diri menjadi seorang sarjana. Khaldun menulis beberapa karya termasuk otobiografi dan buku “The Muqaddimah” yang membuatnya sangat dikenal. Buku tersebut tidak pernah kehilangan relevansinya dan para sejarawan selama berabad-abad telah mengakui pentingnya karya yang ditulisnya.

Dengan kemampuan intelektual dan pengalaman terjun langsung dalam hal-hal tersebut, Ibnu Khaldun berhasil menorehkan beragam karya di antaranya:

  1. Kitab muqoddimah pada jilid pertama
  2. Kitab al-Ibar disebutkan dalam jilid 2 sampai 5
  3. Kitab Al-Tarif, Jilid 6 dan 7

Ditambah beberapa pemikirannya tentang yang hingga kini menjadi dasar, antara lain teori siklus, sejarah sosial, sosiologi dan model generasi politik.

Semoga semangat Ibnu Khaldun menular pada kita, bahwa dalam keadaan tidak mungkin sekalipun jalan Allah tidak akan tertutup.

 

Rujukan:

https://khazanah.republika.co.id/berita/pt59in313/mengenal-kontribusi-ibnu-khaldun 

https://www.kompas.com/global/read/2021/04/30/182309670/biografi-tokoh-dunia-ibnu-khaldun-sejarawan-muslim-peletak-dasar-ilmu

Camping Qur’an Jilid 3 Kelas 9 : Awesome Day With Qur’an

SMP Islam Al Hadi – Alhamdulillah Camping Qur’an kelas 9 telah selesai diselenggarakan pada Jumat-Sabtu, 26-27 Januari 2023, di SMP Islam Al Hadi. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Bapak Kepala Sekolah, kemudian langsung dilanjutkan dengan ziyadah (setoran hafalan) dan tilawah oleh masing-masing siswa kepada musyrif/musyrifah yang bertugas.

 

Seperti kegiatan camping qur’an sebelumnya, setelah menyelesaikan hafalan dan ziyadah dilakukan fun game bersama di halaman asrama putra untuk meningkatkan keakraban antar siswa. Selepas istirahat dan salat, dilanjutkan kegiatan daurah Qur’an dan motivasi oleh ustadz Ibrohim Munib (mudir Ponpes Ibnu Mubarok, Karanganyar). 

Hari terakhir camping qur’an difokuskan pada penguatan ziyadah dan tilawah masing-masing siswa. Kegiatan selama dua hari ditutup bersama sebelum salat dhuhur berjamaah. Alhamdulillah dalam kegiatan ini didapatkan, peserta dengan hafalan terbanyak atas nama Hani Atul Fadillah (9D) dan Muhammad Tuah Nasywa (9G). Kemudian peserta inspiratif yang diperoleh Annas Fathurrohman (9H) dan Ani Wahyu (9F).

Terima kasih. Salam hangat 🙂